Mengapa Tikus Lebih Banyak Muncul Saat Musim Hujan?

Begitu musim hujan tiba, suara “kresek-kresek” dari plafon di malam hari sering jadi tanda tikus sudah masuk rumah. Selain mengganggu tidur, tikus merusak kabel listrik, menggerogoti perabot, dan membawa penyakit. Berikut alasan mereka datang, tanda-tandanya, dan cara mengatasinya.

Mengapa Tikus Lebih Banyak Muncul Saat Musim Hujan?

Hujan deras membanjiri sarang tikus di selokan, got, dan lubang tanah. Mereka lalu mencari tempat yang kering, hangat, dan aman, dan plafon serta saluran air rumah adalah pilihan ideal. Penyebab lain yang membuat rumah menarik bagi tikus:

  • Sisa makanan yang tidak tertutup, tempat sampah terbuka, atau makanan hewan peliharaan yang dibiarkan semalaman.
  • Celah dan lubang pada dinding, atap, atau pipa. Tikus rumah bisa menyelinap lewat celah sekitar 1-2 cm.
  • Tumpukan barang di gudang atau halaman yang jarang disentuh, sehingga jadi tempat bersembunyi.
  • Saluran air dan pipa yang berhubungan langsung dengan got atau septic tank, sehingga menjadi jalur keluar-masuk.

Tanda-Tanda Tikus Sudah Bersarang

Kenali gejalanya sejak awal agar penanganannya lebih mudah:

  1. Suara berlari, menggaruk, atau menggigit di plafon, terutama malam hari.
  2. Kotoran berbentuk butiran kecil memanjang berwarna gelap di sudut ruangan, dapur, atau sekitar plafon.
  3. Bekas gigitan pada kabel, kayu, kemasan makanan, atau pipa plastik.
  4. Bau apek atau pesing yang khas dan menyengat.
  5. Jejak lemak berupa noda kehitaman di sepanjang dinding yang sering mereka lewati.
  6. Noda atau bercak air di plafon yang bisa jadi akibat pipa bocor digigit tikus.

Cara Mengatasi Tikus di Plafon

  1. Cari jalur masuknya lebih dulu. Periksa bagian atap, lisplang, ventilasi, sambungan pipa, dan celah antara dinding dan plafon. Tanpa menutup jalur masuk, tikus akan terus kembali.
  2. Pasang perangkap. Perangkap jepit atau kandang tikus (live trap) diletakkan di jalur yang sering dilalui, biasanya menempel dinding. Gunakan umpan yang wangi, seperti ikan asin, kelapa bakar, atau selai kacang. Periksa perangkap setiap hari.
  3. Hati-hati dengan racun tikus. Racun memang efektif, tetapi tikus bisa mati di dalam plafon dan menimbulkan bau bangkai berhari-hari. Racun juga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan. Jika memilih cara ini, gunakan dengan sangat hati-hati dan jauhkan dari jangkauan mereka.
  4. Tutup semua celah. Setelah tikus berhasil ditangkap, tutup lubang dengan bahan yang tidak bisa digigit, seperti kawat ram (kasa logam), plat besi tipis, atau semen. Kayu, plastik, dan busa saja tidak cukup kuat.
  5. Rapikan area plafon. Singkirkan sarang dan barang tidak terpakai. Pangkas juga ranting pohon yang menyentuh atap, karena bisa jadi “jembatan” bagi tikus.

Cara Mengatasi Tikus di Saluran Air

Tikus pandai berenang dan bisa naik lewat pipa pembuangan atau bahkan kloset. Beberapa langkah pencegahannya:

  • Pasang penutup berupa saringan atau kasa logam pada lubang pembuangan lantai dan saluran air terbuka.
  • Periksa pipa yang retak, patah, atau sambungannya longgar, lalu perbaiki segera.
  • Tutup kloset setelah dipakai jika rumah sering kedatangan tikus dari saluran.
  • Bersihkan got dan selokan di sekitar rumah agar tidak menjadi sarang, dan pastikan aliran air lancar.
  • Periksa pipa lama yang tidak terpakai. Pipa yang terbuka ke tanah adalah jalur masuk favorit.

Jaga Kebersihan Setelah Tikus Hilang

Kotoran dan urine tikus dapat menyebarkan penyakit seperti leptospirosis, salmonellosis, dan hantavirus. Karena itu:

  • Pakai sarung tangan, masker, dan sepatu tertutup saat membersihkan.
  • Semprot area kotor dengan disinfektan sebelum menyapu, agar debu kotoran tidak beterbangan.
  • Jangan menyapu atau menyedot debu kotoran kering secara langsung.
  • Buang bangkai dan kotoran dalam kantong plastik tertutup, lalu cuci tangan dengan sabun setelahnya.
  • Bersihkan permukaan yang tersentuh, seperti lantai, rak dapur, dan peralatan makan.

Pencegahan Jangka Panjang

  • Simpan makanan di wadah kedap udara dan jangan biarkan sisa makanan di dapur semalaman.
  • Gunakan tempat sampah tertutup dan buang sampah secara rutin.
  • Periksa atap dan plafon sebelum musim hujan dimulai.
  • Rutin membersihkan halaman dari tumpukan barang bekas dan sampah.
  • Simpan makanan hewan peliharaan pada malam hari.

Kapan Harus Memanggil Jasa Pengendali Hama?

Jika serangan sudah berat, tikus terus kembali meski sudah dijebak, atau Anda kesulitan menemukan sarangnya, jasa pest control profesional layak dipertimbangkan. Mereka punya pengalaman menemukan jalur masuk tersembunyi dan bisa memberi solusi yang lebih menyeluruh dan aman.

Kesimpulan

Tikus di plafon dan saluran air adalah masalah klasik musim hujan, tetapi bisa dicegah. Kuncinya ada pada tiga hal: menutup jalur masuk, menghilangkan sumber makanan, dan menjaga kebersihan rumah. Semakin cepat Anda bertindak, semakin kecil kerusakan dan risiko kesehatan yang harus ditanggung.

Satu-satunya cara untuk menghilangkannya adalah dengan Basmihama

Mulai bisnis dari serangan hama selama lebih dari 20 tahun di Indonesia

Anda tidak perlu khawatir dengan biaya konsultasi. Gratis!

Tempat Anda dijamin bebas rayap jangka panjang

Tenaga ahli kami sudah profesional dan tersertifikasi

Topic

Ingin cari tahu tentang bahaya Hama pada lingkungan kita?

Mosquito

Cockroaches

Flies

Ants

Rodents

Termites

Bed Bug

Snake Control

Share this Post

Facebook
X
WhatsApp
Telegram